No caption Needed :)

Saturday, October 25th, 2014

Hi Masa Depan!

Apa kabarmu? apakah kamu sehat? bagaimana harimu? apakah menyenangkan? aku berharap kamu selalu sehat dan harimu selalu menyenangkan🙂.

Kamu..

Kepada kamu, aku punya mimpi,  aku punya tujuan, kapan dan dimana aku menjalani hari sakral itu.

Kepada kamu, aku mau berusaha untuk mewujudkan segala macam hal mimpi itu.

Kepada kamu, aku memutuskan untuk berkomitmen, yang dimana hal itu sebelumnya tidak pernah aku lakukan sebelumnya.

Delapan kali gagal, sudah cukup membuatku untuk mulai serius dalam hubungan, mencari persinggahan, pelabuhan terakhir hati ini. Delapan kali gagal pun juga, cukup memberikanku banyak pelajaran, How to treat well your partner. cukup aku sudah tidak ingin main-main lagi. [Maafkan masa laluku].

Kepada kamu, aku pernah bahagia sampai menangis, bahkan pernah juga tidak bisa menangis saking sakitnya.

Kepada kamu, yang tidak pernah aku duga sebelumnya, tidak pernah aku kenal sebelumnya.

Siapa kamu? Dimana rumahmu? Bagaimana Latar belakang Pendidikanmu? Bagaimana kamu orangnya pun aku tidak tahu. bahkan aku pernah sempat lupa namamu, ketika kita berkenalan, ketika kamu interviewer diriku.

Akhir Juni 2014, aku hanyalah seorang kandidat calon karyawan, yang mencari jenjang karir yang lebih baik dari tempat kerja ku sebelumnya. dan kamu, hanyalah seorang interviewer yang membantu atasanmu untuk mewawancaraiku, kita bertemu. tidak kenal, tanpa rasa sebelumnya, semua berjalan professional.

Awal July 2014, aku dapat kabar dari perusahaan yang dimana tempat sekarang aku bekerja (lebih tepatnya ‘Kita’) bahwa aku diterima, dan hanya tinggal tes HRD. aku ketika itu berfikir, dan sempat menolak tawaran itu. (maafkan aku, karena tanggung jawab dan beban moral di perusahaan lama).

Pertengahan July 2014, aku bertemu dengan atasan kita, di suatu tempat, atasan yang baik nan cantik serta sabar🙂, dia membujukku untuk mengambil kesempatan itu, jujur ketika itu aku bimbang, Should i resign? or stay? padahal sebelumnya aku sempat yakin, bahwa aku stay di kantor lama, dan tidak pindah. karena “Bertahan” adalah hal yang paling sulit aku lakukan. Namun entah mengapa, ketika itu, semacam ada sesuatu kekuatan yang memutar balikkan hati dan fikiranku untuk menerima tawaran itu, keinginan kuat untuk bergabung dengan “Kalian”. Mungkin “Semesta” yang sudah mengaturnya, karena memang cuma dia yang bisa, memutar balikkan hati dari A menjadi B.

Akhir July 2014, aku bertemu kamu sekali lagi. kamu salami aku untuk kedua kalinya, dan lagi-lagi aku sempat skip dengan namamu, [maafkan aku, itu memang kelemahanku dalam mengingat nama, ketika bertemu dengan orang yang baru], kita bertemu kedua kalinya, ketika aku hendak di interview oleh HRD.

Pertengahan Agustus 2014, aku bergabung dengan perusahaan tempat kamu bekerja.

Kita bertemu sekali lagi, hingga esokannya, hingga esokannya. entah sudah berapa hari yang sudah kita lewati bersama, hingga aku lupa untuk menghitungnya hihihi.

Kepada kamu, kamu adalah orang yang tidak pernah aku duga untuk aku jatuh cintai, tidak pernah aku duga bahwa aku akan membuka hatiku untuk kamu. karena seorang aku, sangat sulit untuk membuka hati. tidak pernah aku duga juga bahwa aku sekarang bisa mempunyai mimpi tentang kita, tentang hari sakral itu.

Bermula dari pembicaraan ngalor ngidul yang tidak jelas, yang selalu kita lakukan after office hours, hingga Obat yang kamu berikan ketika, magh sakit itu datang dan menganggu aktivitasku. kamu yang terlihat panik, kamu yang tergesa-gesa, membuatku jatuh cinta, membuatku untuk memutuskan dan memilih siapa yang terbaik diantara yang baik. (Dan semoga kamu selalu menjadi yang terbaik, Amiin)

Kamu adalah penghancur dinding tebal yang aku bangun sendiri, 2 tahun silam. Trauma yang berkepanjangan cukup membuatku untuk membangun dan meninggikan dinding tersebut.

Dulu, aku tidak ingin memiliki pasangan dari Universitas Jaket Kuning itu lagi, ternyata latar belakang pendidikanmu dari sana. Aku tidak akan pernah dan tidak ingin menginjakkan kakiku lagi di depok, ternyata rumahmu di depok, dan ketika saat ini sekarang sama kamu tidak mungkin kan aku tidak menginjakkan kakiku lagi di depok😀.

Kamu, sehebat itukah kamu? kamu dapat membuatku bertekuk dan menghargai sebuah komitmen, membuatku melakukan hal random yang tanpa harus aku tulis disini, dan kamu tahu itu. sekali lagi kamu membuatku hidup, membuatku percaya membuatku merasakan lagi, bahwa aku bisa jatuh cinta. “When you Fall in Love, Just Fall”.

Ya, itu kekuatanmu, luar biasa. hal yang tidak pernah aku duga sebelumnya. tidak pernah sedikitpun. Terima kasih masa depan, aku menyayangi dan mencintai kamu sepenuh hati. aku gak akan kemana-mana dan kamu jangan pernah pergi kemana-mana juga🙂, ingat janji kita, 1.6.16 ;’D. I love you from the Moon and Back from Universe to You.

Terima kasih banyak Semesta ;’)))), atas kejutanmu kali ini. Terima kasih :’D

-Your Present, Your Future-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: