23:55

Thursday, December 6th, 2012

23:55

saya masih terjaga di depan layar laptop kesayangan, mengerjakan skripsi dan menulis blog ini. penuh beban, beban fikiran, beban hidup yang akhirnya membuatmu seperti terjebak di dalam sebuh labirin. tak bisa keluar, tak ada yang menolong, kecuali diri kamu sendiri. fikiran antara skripsi, kuliah dan beserta keribetannya, dan tanggung jawab sebagai anak sulung, apalagi selain menggantikan posisi orang tua, sebagai kakak, dan pemimpin.

semua ini sudah tertata rapi di benak saya, di otak saya, jauh sebelum dimana hari ini tiba. hari dimana saya hampir menyelesaikan jenjang pendidikan saya. tapi, ketika segalanya hampir selesai, kamu di coba, kamu di paksa memilih, mana yang kamu prioritaskan terlebih dahulu. saya tidak dapat memilih, rencana saya hancur. rencana yang sudah saya susun rapi dan saya simpan rapi selama hampir 3,5 tahun. berat ini cobaan terlalu berat bagi gue sendiri. semuanya mendesak masuk, tidak mau mengalah, menekan saya, yang akhirnya memaksa saya untuk gila. ya saya gila!

bagaimana mungkin rencana yang sudah saya susun rapi dan saya simpan rapi selama hampir 4 tahun, hancur hanya dalam beberapa minggu.

I know this crazy life can be a bitter pill to swallow

malam ini tingkat klimaks saya dimana otak saya berteriak, tubuh memberontak dan otak pun berteriak dengan lantangnya, “WHAT MAKES YOU HUMAN?”

ya…beberapa minggu ini saya merasa tidak hidup, bagaikan mayat hidup yang dapat bergerak, tapi tidak mempunyai jiwa. bagaikan robot, yang tidak mempunyai rasa. hambar rasanya. lelah? tentu.. sangat lelah.. tanpa jiwa tanpa rasa. tak ada yang dapat mengerti, selain diri sendiri. bagaimana lelahnya, bagaimana ingin sekali saya memberontak segalanya, meninggalkan ini semua. acuh tak peduli, who cares about everything. tapi gue tau, gue ga bisa lakuin itu seenak udel gue, ga segampang itu.

penuh tekanan, berbagai macam tekanan menghimpit menjadi satu masuk perlahan-lahan melalui mata-kemudian otak, dan membunuh tubuh perlahan-lahan. pressure, despressed, mad, angry sudah bagaikan makanan sehari-hari buat gue beberapa minggu terakhir ini.

tertawa tidak rasa tertawa

tersenyum tidak rasa tersenyum

have fun tidak rasa have fun

kalaupun gue sekarang lebih banyak jalan-jalan ketimbang dulu, ini cuma sebagai pelarian dari semua masalah yang menghimpit berebutan untuk duduk di posisi raja. raja prioritas yang akhirnya mengendalikan diri gue sendiri.

merapikan susunan ini dan membuat planning yang terbaru itu yang tersusah bagi diri gue sendiri.

ini bukan tentang bagaimana cara kamu mengganti hari untuk bertemu dengan seseorang apabila kamu tidak dapat hadir.

ini bukan tentang bagaimana cara kamu untuk memilih mata kuliah mana yang harus kamu pilih

ini bukan tentang bagaimana cara kamu memutuskan apakah kamu harus ambil semester pendek atau tidak.

ini bukan tentang bagaimana caranya itu.

ini tentang bagaimana caranya kamu mengatur masa depan kamu yang kamu susun bagaimana sedemikian rupa. yang dimana apabila sedikit saja kamu salah menentukan, memperhitungkannya segalanya akan menjadi fatal dan mengubah masa depan kamu.

ini adalah tentang itu semua.

dan sekarang tepat 00:20

gue masih terdiam, mendengarkan musik keras, menulis blog ini, sambil memikirkan bagaimana caranya menyusun ini semua. sendiri. and without support….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: